Copyright © GoDeKs faMiLy
Design by Dzignine
Re-design by ESSIP
March 5, 2012

FILOSOFI POHON APEL




Pernah dengar or baca cerita ini.....?
Jika sudah ya setidaknya ini utk mengingatkan kembali ceritanya dan yang belum seperti saya, mari kita simak makna didalamnya, sangat menyentuh.....:(

Pada suatu zaman  dikisahkan hiduplah pohon apel dengan seorang anak kecil.
Setiap hari anak itu datang ke pohon apel itu bermain main di dahannya.
Apabila anak itu lapar segera dia memetik dari buahnya
Jikalau sedang terkena panas matahari ataupun terkena hujan tak segan2 pohon itu dengan dedaunannya yang rindang melindungi anak itu dari sengatan matahari dan basah nya air hujan.
Tak terkira senangnya dan bahagianya pohon apel itu setiap kali melihat anak itu datang kepadanya.
Di timang anak itu dalam akarnya dilelapkan dia dalam tidurnya, di panggilkan angin yang semilir tuk bisa membuainya dalam alam mimpi.tanpa mengeluh pohon apel itu selalau menjaga anak itu..

Pada suatu hari anak itu sudah beranjak dewasa datanglah anak itu ke pohonnya.

”anakku ayolah main2 denganku ” kata pohon apel itu

 ”aku sudah beranjak dewasa tak pantaslah aku buat main2 lagi….aku ingin mengembara ke negeri seberang aku ingin mencari pengalaman pohonku tapi aku tidak punya cukup bekal untuk sampai ke tujuanku.”

 mendengar keinginan anak itu sedihlah pohon itu

”anakku apa kau ingin meninggalkan aku…tapi kalau itu keinginanmu aku tidak bisa mencegahmu…kau ambillah buah- buah dari pohon ku ini lalu jadikan bekal buat mu kenegeri perantauan.

tak selang lama anak itu pun mengambil buah dari pohon apel itu dan dia pergi meninggalkan pohon apel itu seorang diri.betapa pedih tak terkira pohon apel itu tapi dia masih berharap anak itu pasti akan datang untuk bisa bermain dengannya lagi..dia berharap dan terus berharap…..

Bertahun telah berlalu sang anak tak kunjung juga datang. Tapi pada suatu pagi yang cerah datanglah seorang anak muda kepadanya

”wahai pohon aku datang menemuimu masih ingatkah padaku anak kecil yang senantisa bermain dengan mu” betapa senangnya sampai menitikkaN air mata pohon itu bisa bersua lagi dengan anak  itu.

”ohh anakku betapa senang hatiku melihat mu kembali kemarilah kita bermain2 lagi seperti dulu…jangan tinggalkan aku seorang diri lagi.
”pohon ku datang menemuimu sekiranya ada beban yang ada dihatiku aku bingung…aku ingin meminang gadis seberang tapi aku tidak punya sesuatu buat melamarnya…aku bingung …harus bagaimana”.kata anak itu
 ”kalau itu yang kau risaukan anakku aku memang tidak punya apa 2 tapi ambillah dari dahan dan ranting serta dedaunan ini.ambillah dan kau bisa tukarkan dengan sesuatu untuk melamar anak gadis itu.

Anak itu pun mengambil dahan ,ranting serta daun dari pohon itu dan dia pergi lagi meninggalkan pohon itu seorang diri dalam kesepian dan kesendirian.

Bertahun lamanya sudah berlalu pohon itu pun masih menantikan kedatangan anak itu. Suatu hari datanglah seorang muda dewasa datang  kepadanya
”pohon ku masih ingatkah kau padaku…” betapa senang pohon itu bisa bertemu lagi dengan anak kecil itu..
”oh anakku kau datang tuk menemuiku sudah bertahun tahun rasanya hati ini ingin melepas rindu padamu..apakah kau akan bersamaku lagi anakku…” kata pohon itu
 ”wahai pohonku sekiranya aku datang kesini ingin berkeluh kesah padamu …aku sudah beristri dan beranak sekarang tapi aku belum punya tempat berteduh sendiri buat mereka itulah yang menjadi ganjalanku sekarang.
”kalau itu yang menjadi beban pikiranmu ambillah batang pohon ku ini .dengan batang ini kau bisa membuat tempat berteduh buat anak dan istrimu”kata pohon itu.
”tapi bagaimana kau bisa hidup tanpa batang mu aku tidak bisa mengambilnya…
”jangan khawatir anakku aku masih punya akar yang bisa aku gunakan buat bertahan hidup…tebanglah batang pohon ku ini …dan bawalah pulang bersamamu.
akhirnya anak itu menebang pohon itu dan dengan batang pohon itu si anak membuat rumah untuk keluarganya.
Pohon itu pun kesepian .setahun berlalu dan tahun  berikutnya pun berlalu .pohon itu hidup sendiri hanya dengan akarnya.
di dalam lelap  tidurnya datang lah seorang tua yang papa datang terhuyung huyung kepadanya.berkatalah dia
”wahai pohonku  aku datang untuk menemuimu aku sudah renta dan tua. istriku sudah terlebih dulu meninggalkan ku dan anak2 ku mereka juga pergi meninggalkan ku…aku kesepian pohonku aku sudah tidak punya apa apa lagi aku ingin beristirahat…
”mendengar itupun menangislah pohon itu betapa kasihnya dia ke anak itu
”kesinilah anakku kau masih punya aku .aku memang sudah tidak ada dedaunan yang bisa melindungimu dari panas dan hujan aku juga tidak punya batang buatmu bersandar ataupun buah untuk bisa kau makan jika kau lapar.tapi aku masih punya akar buat mu beristirahat kesinilah anakku tidurlah diantara akar akarku ini ku dekap dalam kasih sayangku…
tidurlah anak itu dalam dekapan akar2 pohon itu. bahkan tak terkejap pohon itu  tuk melihat anaknya dalam dekapannya.betapa senang nya dia di timang 2 anak itu dalam kasihnya di panggilkannya semilir angin untuk membawa kesejukan pada anak itu…pohon itu menagis ..menangis karena bahagia…dia menemukan permata nya yang hilang…

SUBHANALLAH...begitu besar kasih seorang Ibu ya...ga peduli tersakiti, ga peduli selalu dikhianati dg janji..tetap pada akhirnya, kasih dan sayang ga akan habis diberikan buat anak2 tercinta.
 Benar kata pepatah :

                           KASIH IBU SEPANJANG JALAN, KASIH ANAK SEPANJANG GALAH

Penggalan pertanyaan yg menghenyakkan hati dan patut jadi renungan dari mas Andri Wongso :

Mari kita ajukan pertanyaan-pertanyaan berikut ini pada diri sendiri: Di kala orangtua kita kesepian dan merindukan kehadiran anak-anaknya, adakah kita menyadari kebutuhan mereka itu? Seberapa banyak waktu yang kita luangkan untuk menemani atau mengunjungi orangtua kita yang sudah menua?
Ingatlah bahwa suatu hari nanti kita semua juga akan menjadi orangtua. Semoga kita bisa menjadi orangtua yang berbahagia dengan cara terlebih dulu mengasihi orangtua kita dengan kasih yang tulus.
 


#miss you much mama :(
  semoga tenang di alam sana


35 yg mo komeng...dimariiii:

  1. i love ibuku, nggak ada yang lebih berharga di dunia ini selain ibu :)

    ReplyDelete
  2. ribuan kilo jalan yang kau tempuh untuk aku anakmu... Ibu by Iwan Fals..

    ReplyDelete
  3. al fatihah untuk Mamanya ya Mi.. :)

    ReplyDelete
  4. Kasih ibu memang sepanjang masa ya mbak..

    Ah, aku jadi kangen mama... Besok mamaku ulang tahun..

    ReplyDelete
  5. Mimiiiii....aduh aku ga bisa nahan isak:(
    Subhanalloh ceritanya^-^

    ReplyDelete
  6. Yupz.. ingatlah jika sebentar lagi kita juga akan menjadi seorang yang renta..

    ReplyDelete
  7. cinta itu mengumpulkan tiga nilai sekaligus: ketulusan, memaafkan, dan pengorbanan ...

    ReplyDelete
  8. @HERRY, Alhadulillah :)

    @FAJAR, merdu suaranya hehe

    @LIDYA, Amiiin, Insya Allah bunda :)

    @KE2NAI, MAKASI YA CHI :)

    @ALLISA, wah,,,,selamat ultah ya buat mamanya....bikin surprise party apa nih ;D

    @MRS.NUKI, yaaah...jgn nangis dong umi. mimi ga ada permen inih hihihi

    ReplyDelete
  9. Saleum,
    Aku jadi pingen pulang kampung dan menemui orang tuaku rasanya setelah baca cerita itu.

    ReplyDelete
  10. hiks :'(...jd inget IbuKu yg sudah disisi-Nya...

    ReplyDelete
  11. Subhanallah ya pohon apel tadi. Bener bener filosofi seorang ibu. Rela berkorban demi kebahagiaan anaknya.
    Tak kira akhir ceritanya setelah tinggal akarnya dan sang anak tua renta adalah, ambillah akarku untuk kau buat batu nisanmu. Wkwkwk

    ReplyDelete
  12. setuju sekali jika kita menanam kebaikan terhadap orang tua insyAllah kelak kita akan di sayang anak turun kita aminnn

    ReplyDelete
  13. @LOZZ, Nggih uncle :(

    @MAYA, hiiikzzz...mimi jg lg kangen ini

    @ISMA, ya...tulus mencintai, mudah memafkan, dan apapun dikorbankan utk kebahagiaan org yg dicintai,,,,hiiikzzz, hanya ibu yg bisa begitu

    @DMILANO, ya pulang atuh pa'e...diliatin ibunya. saleum

    @ENI, hiiikkzzz...senasib kita say

    @YUNDA, mimi jg lg kangen mama mimi yun :(

    @HP YITNO, Hadaaah ada2 aja ni sobatku :(

    @MOM ARYAKA, Insya Allah ya mom....kita jd ibu yg amanah bg anak2 :)

    ReplyDelete
  14. mba mimi bisa aja nih bikin saya keok, ya keok kalo ke ingetan emak, duh, emak lagi ngapain ya di rumah sekarang, emak ku okeh lho :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. gunung aja didaki..giliran emak ga diliatin. kualat ntar lu..hehe. akehe piro ?

      Delete
  15. Subhanallah Mimi...artikelnya bagus sekali...makasih yaa sudah mengingatkan tantang orang yang paling penting dalam kehidupan kita. *hug

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama2 diingatkan sayang. tp mimi udh ga punya ibu.
      jd rasanya blm berbuat apa2 bg ortu hikz

      Delete
  16. Jadi ingat mama...maafin anakmu yang belum bisa membalas semua pengorbanan mama..

    ReplyDelete
  17. menyentuh sekali ceritanya Mimi..... kasih ibu memang tanpa pamrih.... apapun akan dikorbankan bagi putra putrinya tercinta.... sepanjang masa.

    Alhamdulillah akhir2 ini aku punya waktu untuk selalu berdekatan dengan Umi dan ayahku.... :)

    semoga kita menjadi anak-anak yang baik dan berbakti pada ayah bunda ya mi... amin YRA..

    ReplyDelete
  18. kalau aku percaya mba,anak yang dekat dengan orang tua'a dari kecil hingga dewasa pasti akan selalu & selalu dekat ketika orang tua menua & membutuhkan bantuan sang anak

    ReplyDelete
  19. terharu, Mi bacanya..
    makasih ya, sudah mengingatkan Phie.

    kalau Phie tinggal punya ibu. insyaAllah akan terus Phie jaga selagi masih ada kesempatan baik.

    Semangat, Mi :)

    ReplyDelete
  20. wew ... tau tuh anak siap sih buandel banged, jewer aja mba .. hihihi :p

    ReplyDelete
  21. You make me cry ah, Mi...

    Jadi kangen bokap juga. Semoga beliau juga bahagia di alam sana Amin.. :)

    ReplyDelete
  22. Jadi kangen mama-ku.. Bisanya sekarang cuman kirim doa saja :'(

    ReplyDelete
  23. pas banget sama lagunya pas baca ini jadi sedih hehe..eh hiks hiks...
    pas banget soalnya aku-nya merantau dan mamaku sendirian di indo, belum sempet ngajak ke sini :(

    ReplyDelete
  24. oh, gitu, kl gitu ya, kl gitu Mimi saya panggil Mimi deh, saya panggil ibu saya juga Mimi, boleh kan ??? ^^

    ReplyDelete
  25. @All, makasi atas kunjungan dan komen nya, maaf ga bs balas satu2, inet msh lelet...Insya Allah mimi bewe ke blog kalian ya....muach muach muach :D

    ReplyDelete
  26. Ibuku baru aja lewat, dengan sekeranjang muatan yang terlihat sangat berat. Peluhnya bertetesan. Tapi aku harus amanah dengan pekerjaanku.

    ReplyDelete
  27. @WAWAN, yang artinya ??????? :D

    ReplyDelete
  28. informasi yang sangat menarik dan mengagumkan yah utnuk itu salam kenal dari saya dan jangan lupa kunjungan baliknya
    Commonwealth Life Perusahaan Asuransi Jiwa Terbaik Indonesia

    ReplyDelete

hayuuuu...ah. komenin qta